top of page

7 Cara Menyimpan Sayur di Kulkas Agar Awet, Tetap Segar, dan Bergizi — Nomor 5 Sering Terlewat!

Cara Menyimpan Sayur di Kulkas

Sayuran adalah sumber utama vitamin, mineral, dan serat yang dibutuhkan tubuh setiap hari. Namun, sayuran juga termasuk bahan makanan yang cepat layu dan membusuk jika disimpan dengan cara yang salah. Menurut Food and Agriculture Organization (FAO), lebih dari 40% sayuran segar terbuang setiap tahun akibat penyimpanan yang tidak tepat. Oleh karena itu, memahami cara menyimpan sayur di kulkas dengan benar sangat penting agar kualitas dan gizinya tetap terjaga.


Mengapa Sayuran Cepat Membusuk?

Sayuran memiliki kadar air yang tinggi dan sangat sensitif terhadap suhu serta kelembapan. Beberapa faktor utama penyebab sayuran cepat busuk antara lain:

  1. Kelembapan berlebih yang memicu pertumbuhan jamur.

  2. Suhu kulkas tidak stabil.

  3. Paparan gas etilen dari buah seperti apel atau pisang.

  4. Sayuran rusak atau terpotong, yang mempercepat proses oksidasi.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Food Science menjelaskan bahwa kombinasi suhu dingin (1–4°C) dan kelembapan terkontrol dapat memperlambat proses pembusukan hingga 50%.


7 Cara Menyimpan Sayur di Kulkas Agar Awet dan Tetap Segar


1. Cuci dan Keringkan Sayur Sebelum Disimpan

Langkah pertama adalah mencuci sayuran dengan air mengalir untuk menghilangkan kotoran dan sisa pestisida. Setelah itu, keringkan dengan tisu dapur atau handuk bersih. Sayuran yang disimpan dalam keadaan basah mudah berjamur dan cepat busuk.


2. Gunakan Wadah atau Kantong yang Tepat

Gunakan wadah kedap udara atau kantong plastik berlubang kecil agar sirkulasi udara tetap terjaga.

Contoh:

  • Bayam dan selada: simpan dalam wadah tertutup dengan tisu kering di dalamnya.

  • Wortel dan lobak: simpan dalam kantong plastik tertutup di laci kulkas.


3. Atur Suhu Kulkas dengan Tepat

Suhu ideal untuk menyimpan sayuran berkisar antara 1–4°C. Gunakan laci khusus sayuran (crisper drawer) karena bagian ini memiliki kelembapan yang lebih tinggi, cocok untuk menjaga kesegaran sayuran berdaun.


4. Pisahkan Sayur dari Buah Penghasil Etilen

Beberapa buah seperti apel, pisang, tomat, dan pir menghasilkan gas etilen yang mempercepat pematangan dan pembusukan sayur. Pisahkan tempat penyimpanan sayuran dan buah agar umur simpannya lebih panjang.


5. Jangan Simpan Sayur dalam Kemasan Asli

Banyak sayur dari pasar modern dikemas dengan plastik rapat yang menghambat sirkulasi udara. Sebaiknya pindahkan ke wadah bersirkulasi udara atau kantong berlubang kecil untuk mencegah kelembapan terperangkap.


6. Simpan Sayur Sesuai Jenisnya

Setiap sayuran memiliki karakteristik penyimpanan berbeda:

  • Tomat: simpan di suhu ruang hingga matang, baru kemudian masukkan kulkas.

  • Selada & Bayam: wadah tertutup dengan tisu kering.

  • Kangkung & Sawi: ikat longgar dan simpan dalam wadah terbuka di bagian bawah kulkas.

  • Wortel & Lobak: potong daun hijau di atasnya dan simpan dalam kantong tertutup.


7. Periksa Secara Berkala

Lakukan pengecekan rutin setiap 2–3 hari. Jika ada sayuran yang mulai layu atau membusuk, segera pisahkan agar tidak menular ke sayuran lain.


Kesalahan Umum yang Sering Terjadi

  1. Menyimpan sayur dalam keadaan basah.

  2. Menyimpan di bagian kulkas yang terlalu dingin hingga beku.

  3. Menyatukan sayur dan buah penghasil etilen.

  4. Tidak menyesuaikan wadah penyimpanan dengan jenis sayuran.

Kesalahan-kesalahan ini sering kali membuat sayuran cepat busuk meski baru beberapa hari dibeli.


Menyimpan sayuran di kulkas dengan benar bukan hanya memperpanjang umur simpannya, tetapi juga menjaga kandungan vitamin dan mineral tetap optimal. Dengan menerapkan tujuh langkah di atas, Anda dapat menghemat uang, mengurangi limbah makanan, dan selalu memiliki stok sayur segar untuk keluarga.


Penelitian dari Harvard T.H. Chan School of Public Health juga menegaskan bahwa konsumsi sayuran segar yang disimpan dengan baik memiliki kandungan antioksidan lebih tinggi dibandingkan sayuran yang sudah layu atau busuk.


Comments


© 2025 Kiosayur. All rights reserved.

bottom of page