top of page

Sayuran yang Paling Cepat Kehilangan Nutrisi Setelah Dipetik

sayuran cepat kehilangan nutrisi saat dipetik

Banyak orang mengira sayuran tetap bernutrisi tinggi selama tampilannya masih segar. Padahal, sejak dipetik dari tanaman, sayuran langsung mengalami proses penurunan nutrisi. Proses respirasi, paparan cahaya, suhu, dan waktu penyimpanan berperan besar dalam mengurangi kandungan vitamin dan mineral di dalamnya.


Menurut Food and Agriculture Organization (FAO), beberapa vitamin seperti vitamin C dan folat sangat sensitif terhadap panas, oksigen, dan waktu simpan. Artinya, semakin lama sayuran disimpan tanpa penanganan yang tepat, semakin besar nutrisi yang hilang.


Daftar Sayuran yang Paling Cepat Kehilangan Nutrisi


1. Bayam

Bayam termasuk sayuran dengan penurunan nutrisi paling cepat.Menurut USDA, bayam dapat kehilangan hingga 50% kandungan vitamin C hanya dalam waktu 24–48 jam setelah dipetik jika disimpan pada suhu ruang.


2. Brokoli

Brokoli kaya vitamin C dan antioksidan, namun sangat sensitif terhadap suhu.Dikutip dari Journal of Agricultural and Food Chemistry, brokoli dapat kehilangan lebih dari 45% vitamin C dalam dua hari jika tidak segera didinginkan.


3. Selada

Selada tampak segar, tetapi kandungan gizinya cepat menurun. Menurut Healthline, selada mengalami penurunan vitamin A dan folat dengan cepat akibat kandungan air yang tinggi dan daun yang tipis.


4. Kangkung

Kangkung termasuk sayuran daun yang respirasi selnya sangat aktif. Menurut FAO, sayuran daun seperti kangkung mengalami penyusutan nutrisi lebih cepat dibanding sayur buah karena struktur daunnya yang tipis dan mudah layu.


5. Sawi Hijau

Sawi hijau kaya vitamin K dan C, tetapi kandungan ini cepat menurun jika disimpan terlalu lama. Paparan cahaya dan udara mempercepat degradasi vitamin, terutama jika disimpan tanpa kemasan pelindung.


6. Daun Bawang

Meski terlihat kuat, daun bawang mengalami penurunan vitamin C cukup signifikan. Menurut Everyday Health, daun bawang sebaiknya dikonsumsi dalam beberapa hari setelah dipetik untuk mendapatkan manfaat maksimal.


7. Peterseli

Peterseli dikenal kaya antioksidan, namun cepat kehilangan nutrisinya. Penelitian yang dikutip Medical News Today menyebutkan bahwa herba segar seperti peterseli kehilangan nutrisi lebih cepat dibanding sayuran bertekstur keras.


Faktor yang Mempercepat Hilangnya Nutrisi Sayuran

Beberapa faktor utama penyebab nutrisi sayuran cepat berkurang antara lain:

  • Waktu penyimpanan terlalu lama

  • Suhu yang tidak sesuai

  • Paparan cahaya langsung

  • Sayuran disimpan dalam kondisi basah

  • Proses distribusi yang terlalu panjang


Tips Menjaga Nutrisi Sayuran Tetap Optimal

Agar kandungan gizi sayuran tetap terjaga, lakukan langkah berikut:

  • Konsumsi sayuran secepat mungkin setelah dipetik

  • Simpan sayuran daun di lemari pendingin suhu rendah

  • Gunakan wadah tertutup berlubang agar sirkulasi udara seimbang

  • Jangan mencuci sayuran sebelum disimpan

  • Pilih sayuran dari pemasok yang distribusinya singkat dan segar

Bagi kebutuhan dapur usaha, memilih sayuran dengan fresh handling yang baik sangat menentukan kualitas nutrisi dan rasa masakan.


Comments


© 2025 Kiosayur. All rights reserved.

bottom of page