Rahasia Menyimpan Buah & Sayuran agar Awet Berminggu-minggu — Banyak yang Salah Selama Ini!
- kiosayur
- Nov 14, 2025
- 3 min read

Tahukah Anda bahwa keluarga rata-rata bisa membuang makanan senilai Rp10–15 juta per tahun tanpa sadar? Data internasional menunjukkan bahwa food waste menyumbang sekitar 8% emisi gas rumah kaca global, sehingga cara kita menyimpan buah dan sayuran di rumah berpengaruh besar pada lingkungan.
Menurut laporan NSW Environment Protection Authority Australia (2023), kesalahan penyimpanan adalah penyebab utama buah dan sayuran cepat membusuk. Agar tidak lagi membuang produk segar sia-sia, berikut panduan lengkap cara menyimpan buah & sayuran agar tahan lama, berdasarkan data ilmiah dan rekomendasi lembaga pangan internasional.
Panduan Penyimpanan Buah dan Sayuran Paling Populer
1. Apel
Umur simpan: 2 minggu atau lebih
Simpan di suhu ruang hingga matang.
Setelah matang, pindahkan ke kulkas menggunakan wadah tertutup.
Catatan: Apel menghasilkan gas etilen yang mempercepat pembusukan sayuran lain — jauhkan dari produk lain.
2. Alpukat
Umur simpan: 3–5 hari
Simpan di suhu ruang hingga lunak.
Jika sudah matang, simpan di kulkas dalam wadah tertutup.
Tips: Untuk dibekukan, hancurkan alpukat dan beri sedikit lemon.
3. Pisang
Umur simpan: 5–7 hari
Simpan di suhu ruang hingga kuning.
Setelah matang, masukkan kulkas (kulit hitam tidak memengaruhi rasa).
Catatan: Pisang juga menghasilkan etilen — pisahkan dari sayuran lain.
4. Blueberry
Umur simpan: 1–2 minggu
Simpan di kulkas tanpa dicuci.
Gunakan wadah asli atau kotak tertutup.
5. Brokoli
Umur simpan: hingga 4 minggu
Simpan di kulkas dalam kantong atau wadah.
Jangan dicuci sebelum dipakai.
Tips: Letakkan batang brokoli dalam gelas berisi air agar tetap renyah.
6. Paprika
Umur simpan: 1–2 minggu
Simpan di kulkas menggunakan wadah kedap.
Paprika hijau lebih tahan lama daripada yang merah dan oranye.
7. Wortel
Umur simpan: 3–4 minggu
Simpan di kulkas dalam wadah tertutup.
Tips: Wortel layu bisa kembali renyah jika direndam air dingin.
8. Timun
Umur simpan: 1 minggu
Simpan di kulkas dalam wadah tertutup tanpa dicuci.
Tidak cocok dibekukan karena teksturnya berubah.
9. Salad & Daun Hijau
Umur simpan: 7–10 hari
Simpan di kulkas dengan tisu dapur di dalam wadah untuk menyerap kelembapan.
Ganti tisu setiap hari untuk hasil terbaik.
10. Bawang Putih
Umur simpan: hingga 1 tahun
Simpan di tempat sejuk & kering (bukan kulkas).
Simpan dalam kantong kertas agar sirkulasi udara baik.
11. Anggur
Umur simpan: 7–14 hari
Simpan di kulkas, jangan dicuci hingga siap makan.
Buang yang memar agar tidak merusak yang lain.
12. Herbs (Rempah Daun)
Umur simpan: 1–3 minggu
Herbs lembut (mint, parsley, basil): simpan seperti bunga dalam gelas air.
Herbs keras (thyme, rosemary): bungkus tisu basah dan simpan di wadah tertutup.
13. Selada
Umur simpan: hingga 1 bulan
Simpan dalam aluminium foil lalu masukkan ke crisper.
Cuci hanya saat akan digunakan.
14. Jamur
Umur simpan: 4–10 hari
Simpan dalam kantong kertas agar tidak berlendir.
15. Bawang Bombay
Umur simpan: hingga 1 bulan
Simpan di tempat sejuk & kering.
Jangan dicampur dengan kentang.
16. Kentang
Umur simpan: hingga 1 bulan
Simpan di tempat gelap dan sejuk.
Hindari menyimpan di kulkas karena mengubah rasa.
17. Stroberi
Umur simpan: 3–7 hari
Simpan di kulkas tanpa dicuci.
18. Tomat
Umur simpan:
Suhu ruang sampai matang
Setelah matang, simpan di kulkas 5–7 hari
Keluarkan 30 menit sebelum disajikan untuk rasa terbaik.
Mengurangi food waste dimulai dari cara sederhana: menyimpan buah dan sayuran dengan benar. Dengan mengikuti panduan ini, Anda bisa memperpanjang umur simpan produk segar hingga berkali-kali lipat, menghemat uang, dan membantu mengurangi dampak lingkungan.
Ingin sayuran segar yang tahan lama dan siap dikirim setiap hari? Pesan kebutuhan dapur usaha Anda di Kiosayur, supplier sayur & buah terpercaya untuk restoran, café, katering, dan usaha kuliner di Jabodetabek. Hubungi kami melalui WhatsApp atau cek website Kiosayur sekarang!







Comments