Brokoli vs Kembang Kol: Sayuran Cruciferous Mana yang Lebih Bergizi?
- kiosayur
- Dec 5, 2025
- 2 min read

Brokoli dan kembang kol adalah dua sayuran cruciferous yang sering dianggap “kembar” karena bentuknya mirip dan kandungan nutrisinya sama-sama melimpah. Menurut ahli diet Amber Sommer, RD, LD yang dikutip dari Kompas.com, “Sayuran cruciferous mudah ditemukan dan merupakan beberapa sayuran paling kaya nutrisi.”
Meski begitu, keduanya tetap memiliki perbedaan kandungan gizi yang cukup signifikan. Berikut ulasan lengkapnya.
Kandungan Nutrisi Brokoli
Dalam 1 cup brokoli mentah, data nutrisi yang dikutip dari Pure Wow menunjukkan bahwa brokoli mengandung:
31 kalori
6 g karbohidrat
5 g protein
5 g serat
Vitamin C: 90% DV
Vitamin K: 77% DV
Vitamin B6: 9% DV
Folat: 14% DV
Asam pantotenat: 10% DV
Brokoli dikenal unggul dalam vitamin C, vitamin K, serat, protein nabati, dan mineral seperti kalsium dan fosfor.
Kandungan Nutrisi Kembang Kol
Dalam 1 cup kembang kol mentah, nutrisinya terdiri dari:
25 kalori
5 g karbohidrat
2 g protein
2 g serat
Vitamin C: 57% DV
Vitamin K: 14% DV
Vitamin B6: 12% DV
Folat: 15% DV
Asam pantotenat: 14% DV
Kembang kol lebih rendah kalori, memiliki gula alami sedikit lebih tinggi, serta mengandung kolin yang berperan penting untuk fungsi otak.
Perbedaan Brokoli dan Kembang Kol
Menurut Bobo Grid.id, keduanya berasal dari keluarga Brassica, tetapi berbeda varietas:
Brokoli: Brassica oleracea var. italica, berwarna hijau
Kembang Kol: Brassica oleracea var. botrytis, berwarna putih
Keduanya tetap termasuk suku kubis-kubisan yang kaya antioksidan dan fitonutrien.
Mana yang Lebih Bergizi?
Mengutip Healthify Me:
Brokoli lebih unggul dalam vitamin A, C, E, K, serat, kalsium, zat besi, fosfor, dan protein.
Kembang kol lebih unggul dalam kolin, vitamin B6, asam pantotenat, serta kandungan kalorinya yang lebih rendah.
Kesimpulan:
Brokoli lebih padat nutrisi.
Kembang kol lebih cocok untuk diet kalori rendah.
Brokoli atau Kembang Kol untuk Menurunkan Berat Badan?
Kembang kol hanya memiliki 25 kalori per cup, menjadikannya pilihan tepat untuk program diet. Seratnya membantu kenyang lebih lama dan mendukung pencernaan. Sementara brokoli memang lebih bergizi, tetapi kalori dan karbohidratnya sedikit lebih tinggi dibanding kembang kol.
Brokoli dan kembang kol sama-sama sehat, penuh nutrisi, dan ideal untuk menu harian. Pilih brokoli jika ingin vitamin-mineral lengkap, dan pilih kembang kol jika mengejar diet rendah kalori.
Kiosayur siap memasok sayuran premium untuk restoran, kafe, katering, dan dapur usaha lainnya. Fresh setiap hari, harga kompetitif, dan pengiriman cepat wilayah Jabodetabek.







Comments