8 Buah dan Sayur yang Tidak Boleh Disimpan Berdekatan, Bikin Cepat Membusuk!
- kiosayur
- Dec 31, 2025
- 2 min read

Pernah merasa buah atau sayur di rumah cepat rusak padahal baru beberapa hari disimpan? Salah satu penyebab yang sering tidak disadari adalah penyimpanan yang berdekatan antara buah dan sayur tertentu.
Beberapa jenis buah menghasilkan gas etilen, yaitu gas alami yang berfungsi mempercepat proses pematangan. Sayangnya, gas ini bisa berdampak buruk jika mengenai sayur atau buah lain yang sensitif, karena dapat mempercepat pembusukan, membuat tekstur lembek, hingga menurunkan kualitas rasa.
8 Buah dan Sayur yang Tidak Boleh Disimpan Berdekatan
Berikut daftar kombinasi buah dan sayur yang sebaiknya dipisahkan saat penyimpanan:
1. Apel dan Brokoli
Apel menghasilkan gas etilen yang cukup tinggi. Jika disimpan dekat brokoli, sayuran ini akan lebih cepat menguning dan kehilangan kesegarannya.
2. Tomat dan Mentimun
Tomat termasuk penghasil etilen aktif. Gas ini bisa membuat mentimun cepat lembek dan warnanya berubah menjadi kekuningan.
3. Pisang dan Alpukat
Keduanya sama-sama memproduksi gas etilen dalam jumlah besar. Jika disimpan bersama, proses pematangan akan berlangsung sangat cepat dan berujung pembusukan.
4. Kentang dan Bawang
Kentang mengeluarkan kelembapan, sedangkan bawang menghasilkan gas tertentu yang bisa mempercepat pembusukan kentang. Kombinasi ini membuat keduanya cepat rusak.
5. Apel dan Anggur
Meski sering terlihat cantik di mangkuk buah, apel dapat mempercepat pelayuan anggur akibat paparan gas etilen.
6. Wortel dan Apel
Gas etilen dari apel bisa menyebabkan wortel terasa pahit dan teksturnya berubah jika disimpan terlalu dekat.
7. Lemon dan Jeruk
Walaupun sama-sama buah citrus, lemon mudah menyerap aroma jeruk yang justru mempercepat penurunan kualitas dan pembusukan.
8. Paprika dan Apel
Paprika sangat sensitif terhadap gas etilen. Jika disimpan bersama apel, paprika akan cepat layu dan keriput.
Tips Menyimpan Buah dan Sayur Agar Lebih Tahan Lama
Agar kualitas buah dan sayur tetap terjaga, lakukan beberapa langkah berikut:
Pisahkan buah penghasil gas etilen (apel, pisang, tomat) dari sayuran sensitif
Gunakan wadah tertutup atau berlubang untuk mengatur sirkulasi udara
Simpan sesuai karakteristik:
Suhu ruang: pisang, tomat
Lemari pendingin: brokoli, wortel, paprika
Jangan mencuci buah dan sayur sebelum disimpan agar tidak lembap
Dengan penyimpanan yang tepat, kesegaran buah dan sayur bisa bertahan lebih lama, kualitas tetap terjaga, dan risiko pemborosan bisa dikurangi.
Tidak semua buah dan sayur cocok disimpan berdekatan. Gas etilen yang dihasilkan secara alami bisa mempercepat pematangan dan pembusukan jika salah penempatan. Dengan memahami karakteristik masing-masing bahan pangan, kamu bisa menjaga kualitas buah dan sayur lebih lama sekaligus menghemat pengeluaran dapur.







Comments