top of page

4 Penyebab Rasa Masakan Kurang Nendang Meski Sudah Pakai Bumbu Lengkap

rasa masakan kurang nendang

Banyak orang merasa bingung saat masakan yang dibuat sudah menggunakan berbagai bumbu dapur mulai dari bawang merah, bawang putih, merica, hingga kecap dan kaldu namun rasanya tetap kurang menggugah selera. Padahal, kunci kelezatan masakan tidak hanya terletak pada jumlah bumbu, melainkan pada cara penggunaan, urutan memasak, dan kualitas bahan.


Berikut ini adalah penyebab utama mengapa rasa masakan bisa terasa kurang nendang meski bumbu sudah lengkap, beserta solusi praktis yang bisa langsung diterapkan di dapur.


1. Terlalu Banyak Air atau Kaldu Hambar

Kesalahan paling umum adalah menambahkan air atau kaldu dalam jumlah berlebihan. Kuah yang terlalu encer akan membuat rasa bumbu menjadi menyebar dan tidak fokus. Masalah semakin terasa jika menggunakan kaldu kemasan yang rasanya cenderung datar atau terlalu sintetis.


Solusi: Gunakan air secukupnya dan pilih kaldu dengan rasa alami. Kaldu yang berkualitas membantu memperkuat rasa bumbu, bukan menutupinya.


2. Penggunaan Gula Pasir yang Kurang Membaur

Gula memang berfungsi menyeimbangkan rasa, namun penggunaan gula pasir biasa sering menghasilkan rasa manis yang terpisah dan tidak menyatu dengan bumbu lainnya. Akibatnya, rasa masakan terasa dangkal.


Solusi: Gunakan sumber rasa manis alami seperti kecap berbahan gula kelapa atau gula aren. Rasa manis alami cenderung lebih lembut dan menyatu dengan rasa gurih.


3. Kecap Dimasukkan Terlalu Awal

Memasukkan kecap saat bumbu baru ditumis dapat menyebabkan karamelisasi berlebihan. Rasa manis berubah menjadi pahit, warna masakan terlalu gelap, dan aroma jadi kurang segar.


Solusi: Masukkan kecap di tahap akhir atau setelah bumbu benar-benar matang. Dengan begitu, rasa manis dan gurih tetap seimbang tanpa rasa pahit.


4. Tidak Seimbangnya Bumbu Cair

Perpaduan kecap manis, kecap asin, saus tiram, dan kaldu cair harus tepat. Jika salah satu terlalu dominan, rasa masakan bisa menjadi datar, terlalu asin, atau terlalu manis.


Solusi: Gunakan bumbu cair secara bertahap dan cicipi di setiap tahap memasak. Keseimbangan rasa adalah kunci agar masakan terasa “hidup”.


Masakan yang lezat tidak selalu membutuhkan banyak bumbu, tetapi membutuhkan teknik dan keseimbangan. Dengan mengontrol jumlah cairan, memilih sumber rasa manis yang tepat, mengatur waktu penggunaan kecap, dan menyeimbangkan bumbu cair, masakan rumahan bisa terasa lebih gurih, dalam, dan memuaskan.


Comments


© 2025 Kiosayur. All rights reserved.

bottom of page