Fakta Menarik Daun Salam: Rempah Sederhana dengan Segudang Manfaat
- kiosayur
- Nov 19, 2025
- 3 min read

Daun salam adalah salah satu rempah yang hampir selalu hadir di dapur masyarakat Indonesia. Bukan hanya sebagai pemberi aroma dalam masakan seperti rendang, semur, opor, atau sayur lodeh, daun ini ternyata menyimpan berbagai manfaat kesehatan yang cukup mengesankan. Berikut rangkuman lengkapnya.
Daun Salam dalam Tradisi Kuliner Nusantara
Dalam banyak masakan tradisional Indonesia, daun salam digunakan untuk memberikan aroma hangat dan lembut. Rempah ini biasanya ditambahkan pada proses menumis atau merebus.
Menurut berbagai catatan kuliner Nusantara, daun salam tidak hanya digunakan dalam masakan berat, tetapi juga minuman tradisional seperti wedang rempah. Kehadirannya dalam masakan membuat cita rasa lebih dalam, sehingga banyak ibu rumah tangga menganggap daun salam sebagai “bumbu wajib” agar masakan lebih wangi dan gurih.
Kandungan Senyawa Aktif Daun Salam
Dikutip pada Kompas.com, daun salam mengandung sejumlah senyawa bioaktif seperti flavonoid, tanin, polifenol, dan eugenol, senyawa yang memiliki efek antioksidan sekaligus anti-inflamasi.
Sementara itu, menurut jurnal Pharmasipha Universitas Darussalam Gontor, flavonoid dalam daun salam seperti quercetin memiliki peran penting dalam menurunkan gula darah karena dapat menghambat enzim α-glukosidase yang bertugas memecah karbohidrat menjadi glukosa.
Jurnal lain dari Universitas Negeri Gorontalo juga menyebut bahwa daun salam memiliki komponen mineral seperti magnesium, kalium, dan kalsium yang mendukung fungsi tubuh dan kesehatan metabolik.
Manfaat Kesehatan Daun Salam yang Didukung Penelitian
1. Menurunkan Kadar Gula Darah
Menurut penelitian yang dipublikasikan di ejournal.unida.gontor.ac.id, ekstrak daun salam efektif membantu menurunkan kadar glukosa darah, terutama pada penderita diabetes tipe 2.
2. Menurunkan Kolesterol LDL
Konsumsi rutin rebusan daun salam dapat menurunkan kolesterol jahat (LDL) sekaligus meningkatkan kolesterol baik (HDL). Hal ini dipengaruhi oleh keberadaan polifenol yang bekerja sebagai antioksidan.
3. Membantu Mengontrol Tekanan Darah
Daun salam memiliki kandungan kalium dan antioksidan yang dapat membantu relaksasi pembuluh darah. Teh daun salam sering dijadikan obat tradisional untuk penderita tekanan darah tinggi.
4. Menenangkan Sistem Pencernaan
Menurut Puskesmas Meninting – Lombok Barat, air rebusan daun salam dapat membantu meredakan gejala seperti kembung, mual, dan gangguan pencernaan ringan karena sifat antimikroba dan antiinflamasinya.
5. Mendukung Proses Detoksifikasi Tubuh
Rebusan daun salam dapat membantu fungsi hati dan mendukung proses pembuangan racun tubuh. Beberapa senyawa aktifnya juga disebut dapat membantu mencegah pembentukan batu ginjal.
6. Memberi Efek Relaksasi
Aroma minyak atsiri daun salam — terutama linalool — memberikan efek menenangkan yang dapat membantu mengurangi stres dan memperbaiki kualitas tidur.
Cara Praktis Menggunakan Daun Salam
Teh herbal daun salam
Rebus 3–7 lembar daun salam selama 10–20 menit untuk mendapatkan minuman herbal yang mendukung kesehatan jantung dan gula darah.
Menghilangkan bau amis
Menurut berbagai sumber kuliner, daun salam membantu menetralkan aroma kuat pada ikan atau daging.
Sebagai pengusir serangga alami
Aromanya dapat mengusir kecoa dan semut jika diletakkan di sudut dapur atau lemari.
Perawatan rambut
Beberapa pusat kesehatan daerah seperti Puskesmas Meninting menyebut air rebusan daun salam dapat membantu mengurangi ketombe.
Cara Menyimpan dan Mengolah Daun Salam
Daun salam segar sebaiknya disimpan di wadah tertutup dalam kulkas dan digunakan dalam 5–7 hari agar aroma dan senyawanya tetap terjaga.
Untuk daun salam kering, keringkan di bawah sinar matahari lalu simpan dalam wadah kedap udara. Saat memasak, tambahkan di awal proses agar minyak atsiri keluar maksimal.
Pemanfaatan Daun Salam dalam Kuliner Modern
Beberapa chef modern menggunakan daun salam sebagai bahan infusion untuk:
nasi aromatik,
saus krim herbal,
infused water,
dessert rempah seperti pudding dan jelly.
Di luar negeri, “bay leaf” — yang sering disamakan dengan daun salam — digunakan dalam kaldu, sup Italia, hingga masakan Perancis sebagai penambah aroma.
Daun salam bukan hanya rempah sederhana yang biasa ditemukan di dapur, tapi memiliki kandungan senyawa aktif yang mampu mendukung kesehatan tubuh, mulai dari menstabilkan gula darah hingga menjaga jantung.







Comments