Diet Makanan Mentah: Tren Sehat atau Risiko Tersembunyi? Simak Fakta dan Panduannya!
- kiosayur
- Oct 28, 2025
- 2 min read

Diet makanan mentah atau raw food diet kini semakin populer di kalangan pencinta hidup sehat. Banyak orang percaya bahwa mengonsumsi makanan dalam bentuk alaminya dapat menjaga nutrisi tetap utuh dan membantu menurunkan berat badan. Namun, apakah benar demikian? Yuk, kita bahas fakta dan risikonya berdasarkan panduan ahli dari Verywell Fit.
Apa Itu Diet Makanan Mentah?
Menurut Verywell Fit, diet makanan mentah berarti mengonsumsi bahan makanan tanpa dimasak atau dipanaskan di atas suhu 118°F (sekitar 48°C). Diet ini menekankan makanan segar seperti buah, sayur, biji-bijian, kacang, dan makanan fermentasi.
Ada banyak variasi diet mentah, mulai dari yang sepenuhnya vegan hingga yang masih mengizinkan produk hewani mentah seperti susu atau ikan tertentu.
Makanan yang Boleh dan Tidak Boleh Dikonsumsi
Boleh dikonsumsi: buah-buahan segar, sayuran mentah, kacang-kacangan, biji-bijian yang direndam atau bertunas, serta makanan fermentasi seperti kimchi atau yogurt kelapa.
Tidak disarankan: daging mentah, telur mentah, kopi, teh, makanan olahan, dan makanan yang telah dipanggang atau dipasteurisasi.
Kelebihan Diet Makanan Mentah
Menurut ahli gizi Chrissy Carroll, RD, MPH (sumber: Verywell Fit), diet ini memang mendorong orang untuk makan lebih banyak makanan segar yang kaya serat, rendah gula tambahan, dan minim sodium. Diet seperti ini bisa membantu menurunkan risiko obesitas, diabetes tipe 2, serta penyakit jantung.
Selain itu, diet mentah tinggi akan serat alami yang baik untuk pencernaan dan bisa membantu menjaga berat badan ideal.
Kekurangan dan Risiko Diet Makanan Mentah
Namun, tidak semua yang mentah itu lebih baik. Penelitian yang dikutip dari Verywell Fit menunjukkan bahwa diet mentah bisa menyebabkan kekurangan nutrisi seperti vitamin B12, zat besi, kalsium, dan vitamin D karena banyak makanan sumber zat ini perlu dimasak agar nutrisinya mudah diserap tubuh.
Selain itu, diet ini bisa meningkatkan risiko keracunan makanan karena beberapa bahan mentah seperti kecambah atau daging mentah rentan mengandung bakteri berbahaya.
Tips Memulai Diet Makanan Mentah dengan Aman
Jika kamu tertarik mencoba, mulailah perlahan:
Tambahkan lebih banyak buah dan sayur mentah ke menu harianmu.
Coba teknik soaking (merendam) dan sprouting (menumbuhkan biji) untuk meningkatkan nutrisi.
Hindari konsumsi daging mentah dan pastikan kebersihan bahan makanan.
Konsultasikan dulu dengan ahli gizi sebelum menjalani diet ini secara penuh.
Diet makanan mentah memang bisa memberikan manfaat seperti konsumsi makanan segar dan alami, tetapi juga memiliki risiko jika dilakukan tanpa pengawasan ahli. Seperti yang disarankan oleh Verywell Fit, kunci kesehatan bukan hanya dari makanan mentah, melainkan keseimbangan nutrisi, pola tidur, olahraga, dan gaya hidup secara keseluruhan.







Comments