top of page

Cara Mengolah Kentang Dieng agar Lembut dan Tidak Hancur

Kentang Dieng

Kentang Dieng dikenal sebagai salah satu jenis kentang terbaik di Indonesia. Teksturnya halus, rasanya gurih alami, dan kandungan airnya pas banget untuk berbagai olahan — dari mashed potato, perkedel, hingga tumisan. Tapi sering kali, kentang yang dimasak malah terlalu lembek atau hancur saat diaduk. Nah, biar hasilnya sempurna, simak cara mengolah kentang Dieng agar lembut tapi tetap utuh berikut ini.


1. Pilih Kentang Dieng yang Masih Segar dan Keras

Langkah pertama yang sering diabaikan adalah pemilihan kentang. Pastikan kentang Dieng yang kamu beli berkulit mulus, tidak bertunas, dan terasa padat saat dipegang. Hindari kentang yang ada bercak hijau karena bisa mengandung solanin — zat alami yang membuat rasa pahit dan tidak aman dikonsumsi dalam jumlah banyak.


2. Cuci dan Kupas dengan Lembut

Sebelum dikupas, cuci kentang dengan air mengalir untuk menghilangkan tanah atau sisa kotoran. Setelah itu, kupas kulitnya menggunakan pisau tajam atau peeler agar tidak terlalu banyak daging kentang yang terbuang. Bila ingin mempertahankan nutrisi, kamu juga bisa memasak kentang dengan kulitnya, lalu mengupas setelah matang.


3. Potong dengan Ukuran Seragam

Supaya kentang matang merata, potong dengan ukuran yang sama — entah dadu, bulat, atau memanjang. Potongan yang seragam membantu mencegah sebagian kentang terlalu lembek sementara yang lain masih keras.


4. Rendam dalam Air Dingin Sebelum Dimasak

Rendam kentang dalam air dingin selama 10–15 menit sebelum direbus. Langkah ini berfungsi untuk mengurangi kadar pati (starch) yang bisa membuat kentang mudah hancur dan lengket saat dimasak. Setelah direndam, tiriskan dan bilas lagi sebelum lanjut ke proses berikutnya.


5. Rebus dengan Api Sedang dan Jangan Terlalu Lama

Masukkan kentang ke dalam air dingin, baru nyalakan api sedang — bukan air mendidih. Cara ini membantu kentang matang perlahan dari dalam tanpa membuat bagian luar cepat lembek. Rebus selama 10–12 menit saja, lalu tes dengan garpu: kalau garpu bisa masuk lembut tapi kentang masih utuh, berarti sudah pas.


6. Gunakan Sedikit Garam Saat Merebus

Tambahkan sedikit garam ke dalam air rebusan. Selain membuat rasa kentang lebih gurih alami, garam juga membantu memperkuat struktur daging kentang agar tidak cepat hancur.


7. Keringkan Setelah Rebus

Setelah matang, tiriskan kentang di saringan tanpa menutupnya selama beberapa menit. Uap panas yang keluar akan mengeringkan permukaan kentang sehingga hasil akhirnya tidak lembek dan tetap lembut saat diolah lebih lanjut.


8. Tips Bonus: Jangan Overmix!

Kalau kamu membuat mashed potato, aduk perlahan saja. Overmix bisa membuat tekstur kentang berubah jadi lengket karena terlalu banyak pati yang keluar.


Kunci utama agar kentang Dieng lembut tapi tidak hancur adalah pengendalian waktu dan suhu saat memasak. Dengan memilih kentang segar, memotong seragam, merendam dalam air dingin, serta merebus dengan teknik yang tepat — kamu bisa menikmati kentang dengan tekstur empuk sempurna, baik untuk gorengan, salad, maupun sup.


Kalau mau hasil terbaik, pastikan juga kamu membeli kentang Dieng segar langsung dari supplier terpercaya seperti Kiosayur — dijamin kualitas premium, baru panen, dan siap diolah kapan saja!


Comments


© 2025 Kiosayur. All rights reserved.

bottom of page