top of page

5 Sayuran yang Tidak Boleh Dipanaskan Kembali: Kenali Risikonya untuk Kesehatan

Jamur tiram

Memanaskan kembali makanan adalah hal umum yang dilakukan banyak orang untuk menghemat waktu, terutama di tengah aktivitas yang padat. Namun tidak semua makanan aman untuk dipanaskan ulang terutama beberapa jenis sayuran yang mengandung senyawa sensitif terhadap panas.


Beberapa sayuran dapat berubah menjadi berbahaya jika dipanaskan kembali, bahkan bisa meningkatkan risiko gangguan pencernaan hingga paparan zat karsinogenik. Menurut berbagai sumber, termasuk artikel yang dikutip dari laman Fimela pada (26/11/25), ada beberapa sayuran yang sebaiknya dikonsumsi segera setelah dimasak.


Berikut adalah 5 jenis sayuran yang tidak boleh dipanaskan kembali beserta alasannya.


1. Bayam

Bayam dikenal sebagai sayuran kaya vitamin dan mineral, tetapi juga mengandung nitrat tinggi.


Menurut Fimela.com, nitrat pada bayam bisa berubah menjadi nitrit dan nitrosamin, zat yang bersifat karsinogenik ketika dipanaskan kembali. Selain itu, nutrisi penting seperti vitamin C dan folat akan semakin rusak jika bayam mengalami pemanasan berulang.


Rekomendasi: Konsumsi bayam segera setelah dimasak dan hindari menyimpannya terlalu lama.


2. Kentang

Kentang adalah bahan masakan serbaguna, namun bisa berbahaya apabila dipanaskan ulang dalam kondisi tertentu.


Menurut sumber yang dikutip dari Fimela, kentang yang sudah dimasak dan dibiarkan pada suhu ruang terlalu lama dapat menjadi tempat tumbuhnya Clostridium botulinum, bakteri penyebab botulisme yang sangat berbahaya. Selain faktor keamanan, kentang juga berubah tekstur menjadi keras dan kering saat dipanaskan kembali.


Rekomendasi: Simpan kentang yang sudah dimasak di kulkas dan konsumsi dalam waktu singkat.


3. Seledri

Seledri sering ditambahkan ke dalam sup atau kaldu, namun ternyata tidak aman jika dipanaskan berkali-kali.


Seperti bayam, seledri mengandung nitrat yang dapat berubah menjadi nitrit berbahaya ketika terkena panas kembali. Dikutip dari Fimela, pemanasan ulang juga membuat cita rasa seledri berubah menjadi pahit dan mengganggu rasa keseluruhan hidangan.


Rekomendasi: Jika membuat sup, pisahkan seledri sebelum menyimpan makanan untuk dipanaskan kembali.


4. Jamur

Jamur memiliki kandungan protein sensitif yang cepat berubah jika terkena pemanasan berulang. Menurut artikel Fimela, memanaskan ulang jamur dapat menyebabkan kerusakan protein sehingga memicu gangguan pencernaan. Jamur yang disimpan terlalu lama juga bisa menjadi media berkembangnya bakteri.


Rekomendasi: Masak jamur secukupnya dan konsumsi segera setelah matang.


5. Lobak

Lobak dikenal sebagai sayuran yang kaya serat, tetapi kurang stabil terhadap pemanasan.


Dikutip dari laman Fimela, lobak dapat menghasilkan senyawa toksik ketika dipanaskan kembali. Selain itu, lobak kehilangan tekstur dan rasa saat diproses ulang, sehingga nutrisinya jauh berkurang.


Rekomendasi: Sajikan lobak dalam porsi yang dapat langsung habis dalam satu kali makan.


Kesimpulan

Beberapa sayuran memang lebih baik dikonsumsi segera setelah dimasak untuk menghindari perubahan senyawa yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Bayam, kentang, seledri, jamur, dan lobak termasuk sayuran yang tidak dianjurkan untuk dipanaskan kembali.


Memahami cara menyimpan dan mengolah makanan dengan benar bisa membantu mengurangi risiko kesehatan, menjaga kualitas nutrisi, serta membuat masakan tetap aman dan lezat.


Comments


© 2025 Kiosayur. All rights reserved.

bottom of page