top of page

Hama dan Penyakit pada Tanaman Lettuce Head serta Cara Pencegahannya agar Panen Maksimal

penyakit Sayuran lettuce Head

Tanaman lettuce head atau selada kepala merupakan salah satu jenis sayuran daun yang populer di kalangan petani dan pelaku usaha kuliner. Namun, meskipun mudah dibudidayakan, lettuce sangat rentan terhadap serangan berbagai jenis hama dan penyakit yang dapat menurunkan kualitas maupun produktivitas hasil panen.


Untuk menjaga tanaman tetap sehat dan hasil panen optimal, penting memahami jenis-jenis hama dan penyakit yang umum menyerang lettuce head serta langkah pencegahannya.


1. Penyakit Jamur pada Lettuce Head

a. Anthracnose (Microdochium panattonianum)

Gejala: Bercak kecil berwarna cokelat muda pada daun luar yang kemudian berlubang seperti tembakan (shot-hole).

Penyebab: Jamur yang bertahan di sisa tanaman dan menyebar melalui percikan air.

Pencegahan:

  • Lakukan rotasi tanaman secara berkala.

  • Bajak sisa tanaman setelah panen.

  • Hindari penyiraman dengan sistem semprot atas (overhead irrigation).


b. Leaf Drop (Sclerotinia spp.)

Gejala: Daun luar mulai layu, diikuti dengan pelayuan seluruh tanaman. Terlihat lendir dan jamur hitam di daun yang terinfeksi.

Penyebab: Jamur yang dapat bertahan di tanah hingga 10 tahun.

Pencegahan:

  • Gunakan fungisida setelah penjarangan tanaman.

  • Lakukan rotasi dengan tanaman non-inang.

  • Bajak tanah dalam sebelum tanam berikutnya.


c. Powdery Mildew (Erysiphe cichoracearum)

Gejala: Bercak putih seperti tepung pada permukaan daun, disertai daun yang menguning dan mengering.

Pencegahan:

  • Gunakan belerang (sulfur) saat gejala awal muncul.

  • Pastikan sirkulasi udara baik dan hindari kelembapan tinggi.


d. Septoria Leaf Spot (Septoria lactucae)

Gejala: Bercak cokelat tidak beraturan pada daun tua, dapat berlubang dan menyebabkan daun layu.

Pencegahan:

  • Gunakan benih bebas patogen.

  • Lakukan perendaman benih dengan air panas sebelum tanam.

  • Pilih lokasi dengan curah hujan rendah dan drainase baik.


2. Penyakit Virus pada Lettuce Head

Big Vein Disease (Mirafiori Lettuce Big-Vein Virus)

Gejala: Urat daun membesar, daun tampak berkerut dan tegak.

Penyebab: Virus yang ditularkan oleh jamur tanah Olpidium brassicae, biasanya muncul saat cuaca dingin.

Pencegahan:

  • Gunakan varietas lettuce tahan virus.

  • Hindari area tanam yang sering tergenang air.


3. Hama Siput dan Bekicot

Siput abu-abu dan bekicot cokelat merupakan hama umum pada tanaman lettuce karena menyerang daun muda dan meninggalkan lendir pada permukaan tanaman.

Gejala: Daun berlubang tidak beraturan dan adanya jejak lendir pada daun atau tanah.

Pencegahan:

  • Bersihkan area kebun dari gulma dan sisa tanaman.

  • Taburkan abu kayu atau serpihan kulit telur di sekitar tanaman.

  • Gunakan jebakan alami seperti kulit jeruk atau wadah berisi bir.

  • Untuk metode kimia, gunakan umpan berbahan ferrous phosphate (organik) atau metaldehyde (non-organik) sesuai petunjuk penggunaan.


4. Penyakit Busuk Dasar (Bottom Rot – Rhizoctonia solani)

Gejala: Bercak cokelat pada daun bagian bawah dan batang utama, disertai lendir dan pembusukan jaringan.

Penyebab: Jamur tanah yang berkembang pada kondisi lembap dan hangat.

Pencegahan:

  • Gunakan kombinasi pengendalian kultur dan fungisida daun.

  • Lakukan rotasi tanaman.

  • Hindari penyiraman menjelang panen.

  • Pilih varietas lettuce dengan pertumbuhan tegak untuk mengurangi kontak daun dengan tanah.


5. Embun Bulu (Downy Mildew – Bremia lactucae)

Gejala: Bercak kekuningan pada permukaan atas daun, dengan lapisan putih di bagian bawah daun.

Penyebab: Jamur yang menyebar melalui udara dan benih terinfeksi, terutama pada cuaca lembap dan sejuk.

Pencegahan:

  • Gunakan varietas tahan penyakit.

  • Terapkan sanitasi kebun dan rotasi tanaman secara teratur.

  • Gunakan fungisida yang direkomendasikan sesuai dosis anjuran.


Menanam lettuce head yang sehat membutuhkan perhatian lebih terhadap faktor lingkungan dan kebersihan lahan tanam. Dengan menerapkan rotasi tanaman, menjaga sanitasi kebun, serta menggunakan benih dan varietas tahan penyakit, risiko serangan hama dan penyakit dapat diminimalkan secara signifikan.


Langkah pencegahan yang tepat tidak hanya menjaga kualitas daun tetap segar, tetapi juga meningkatkan produktivitas dan daya saing hasil panen. Untuk hasil terbaik, gunakan bahan tanam dan pasokan sayuran segar dari supplier terpercaya seperti Kiosayur, yang selalu mengutamakan kualitas dan kesegaran produk.


Comments


© 2025 Kiosayur. All rights reserved.

bottom of page