top of page

Hama dan Penyakit Kacang Panjang: Penyebab Gagal Panen yang Wajib Kamu Waspadai


Kacang Panjang
Source: Pinterest

Kacang panjang merupakan salah satu sayuran penting yang banyak dibudidayakan di Indonesia karena permintaan pasarnya tinggi. Namun, tanaman ini rentan terhadap berbagai jenis hama dan penyakit yang dapat menurunkan hasil panen secara signifikan. Mengenali tanda-tanda serangan dan mengetahui cara penanganannya menjadi langkah penting agar budidaya kacang panjang tetap berhasil.


1. Hama pada Tanaman Kacang Panjang dan Cara Mengatasinya


a. Kutu Daun (Aphis craccivora)

Tanda-tanda serangan:

  • Daun muda menggulung dan tampak keriting.

  • Warna daun berubah kekuningan.

  • Pertumbuhan tanaman terhambat.

Cara mengatasinya:

  • Semprotkan larutan sabun cair dengan air secara berkala.

  • Gunakan insektisida nabati dari ekstrak bawang putih atau daun pepaya.

  • Jaga jarak tanam agar sirkulasi udara tetap lancar.


b. Ulat Grayak (Spodoptera litura)

Tanda-tanda serangan:

  • Daun berlubang tidak beraturan.

  • Ulat bersembunyi di bawah daun pada siang hari.

Cara mengatasinya:

  • Lakukan pengambilan manual ulat pada pagi atau sore hari.

  • Gunakan perangkap feromon untuk mengurangi populasi ngengat.

  • Aplikasikan pestisida sesuai dosis anjuran bila serangan cukup parah.


c. Lalat Buah (Bactrocera dorsalis)

Tanda-tanda serangan:

  • Polong berlubang kecil.

  • Buah cepat busuk dan rontok sebelum matang.

Cara mengatasinya:

  • Pasang perangkap metil eugenol untuk menarik lalat jantan.

  • Bungkus polong dengan plastik atau kertas sebelum matang.

  • Bersihkan lahan dari buah busuk untuk mencegah perkembangbiakan.


2. Penyakit pada Tanaman Kacang Panjang dan Cara Mengatasinya


a. Antraknosa (Colletotrichum lindemuthianum)

Tanda-tanda:

  • Bercak hitam pada daun, batang, dan polong.

  • Daun mengering dan mudah gugur.

Penanganan:

  • Gunakan benih unggul yang tahan penyakit.

  • Semprotkan fungisida berbahan aktif mankozeb atau tembaga oksiklorida.

  • Lakukan rotasi tanaman untuk memutus siklus jamur.


b. Layu Fusarium

Tanda-tanda:

  • Tanaman layu meski tanah masih lembab.

  • Akar dan batang bagian bawah tampak busuk.

Penanganan:

  • Sterilisasi tanah sebelum tanam.

  • Gunakan pupuk organik dan kompos matang.

  • Hindari penyiraman berlebihan.


c. Karat Daun (Uromyces appendiculatus)

Tanda-tanda:

  • Bintik jingga muncul di permukaan bawah daun.

  • Daun mengering dan rontok lebih cepat.

Penanganan:

  • Pangkas daun yang terinfeksi.

  • Gunakan fungisida nabati dari ekstrak daun sirih atau tembakau.

  • Pastikan tanaman mendapat sinar matahari cukup.


3. Tips Pencegahan Hama dan Penyakit Kacang Panjang

  • Gunakan benih unggul yang tahan hama dan penyakit.

  • Lakukan rotasi tanaman secara rutin.

  • Jaga kebersihan lahan dan buang sisa tanaman yang terinfeksi.

  • Berikan pupuk secara seimbang untuk memperkuat daya tahan tanaman.


Serangan hama dan penyakit pada kacang panjang dapat menghambat produktivitas dan menyebabkan gagal panen jika tidak ditangani dengan cepat. Dengan mengenali gejala awal serta menerapkan cara pengendalian yang tepat, petani dapat menjaga kualitas dan kuantitas hasil panen. Perawatan rutin, kebersihan lahan, dan penggunaan bahan alami menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan tanaman kacang panjang.


Ingin bahan sayur segar dan berkualitas untuk kebutuhan dapur usaha Anda?

Beli langsung dari supplier sayur terpercaya hanya di Kiosayur.com — solusi sayur segar untuk restoran, kafe, dan usaha kuliner Anda.


Comments


© 2025 Kiosayur. All rights reserved.

bottom of page